Program Studi Ekonomi Pembangunan FEB UPN “Veteran” Yogyakarta Bersama Kementerian Keuangan RI Mengkaji Skenario Fiskal APBN 2025 Lewat Kuliah Umum

Program Studi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan kajian dan pembelajaran kebijakan fiskal bertajuk “Skenario Fiskal APBN 2025: Fiskal Tangguh, Ekonomi Bertumbuh” bekerja sama dengan Direktorat Strategi APBN, Direktorat Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal (DJSEF), Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Kegiatan ini telah dilaksanakan di lingkungan FEB UPN “Veteran” Yogyakarta dan diikuti oleh mahasiswa serta dosen Program Studi Ekonomi Pembangunan.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap proses perumusan kebijakan fiskal nasional serta peran strategis APBN dalam menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Melalui kolaborasi dengan Kementerian Keuangan RI, kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran langsung yang menjembatani teori ekonomi makro dan praktik kebijakan fiskal di tingkat nasional.

Dalam sesi pemaparan utama, narasumber dari DJSEF Kementerian Keuangan menjelaskan kerangka penyusunan APBN, mulai dari Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF), penetapan asumsi dasar ekonomi makro, hingga implikasinya terhadap postur pendapatan, belanja, dan pembiayaan negara pada APBN 2025. Diskusi juga menyoroti tantangan fiskal ke depan, termasuk ketidakpastian global, keberlanjutan fiskal, serta kebutuhan menjaga keseimbangan antara stabilitas dan agenda pembangunan.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi asistensi dan simulasi penyusunan skenario fiskal, di mana mahasiswa dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk menganalisis perubahan asumsi makro dan dampaknya terhadap APBN. Melalui pendekatan simulatif dan diskusi interaktif, mahasiswa dilatih untuk memahami trade-off kebijakan fiskal serta dinamika pengambilan keputusan dalam perencanaan anggaran negara.

Antusiasme peserta tercermin dari diskusi yang berlangsung aktif dan kritis, khususnya dalam membahas efektivitas kebijakan fiskal, prioritas belanja pemerintah, serta peran APBN dalam mendukung transformasi ekonomi nasional. Kegiatan ini memberikan pengalaman pembelajaran aplikatif yang relevan dengan kebutuhan kompetensi lulusan Ekonomi Pembangunan.

Melalui kegiatan ini, Program Studi Ekonomi Pembangunan FEB UPN “Veteran” Yogyakarta menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran kontekstual dan berbasis kebijakan aktual. Sinergi dengan Kementerian Keuangan RI diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari penguatan kapasitas analitis mahasiswa serta kontribusi akademik perguruan tinggi dalam mendukung kebijakan ekonomi yang berbasis bukti.

Share: