Program Studi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta menyelenggarakan Kuliah Umum pada Jumat, 26 Mei 2023, bertempat di Ruang SPD2, pukul 13.30–16.00 WIB. Kegiatan ini menghadirkan Isti Kurniati, S.Si., M.P.A. dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sleman sebagai narasumber, dengan Prof. Dr. Didit Welly Udjianto, M.S. sebagai moderator.
Kuliah umum ini diikuti oleh mahasiswa Ekonomi Pembangunan, mahasiswa lintas jenjang, serta dosen Jurusan Ilmu Ekonomi, sebagai bagian dari upaya penguatan pemahaman mahasiswa terhadap praktik dan tantangan nyata perencanaan pembangunan daerah. Kehadiran perencana daerah sebagai narasumber memberikan perspektif aplikatif yang menjembatani teori perencanaan pembangunan dengan implementasi kebijakan di tingkat daerah.
Mengusung tema “Peran dan Implementasi Perencanaan Pembangunan Daerah dalam Pembangunan”, narasumber memaparkan landasan hukum dan mekanisme perencanaan pembangunan daerah, mulai dari penyusunan RPJPD, RPJMD, hingga RKPD. Pemaparan juga menekankan pentingnya pendekatan partisipatif melalui forum konsultasi publik dan musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) sebagai instrumen utama dalam menyelaraskan kebutuhan masyarakat dengan arah kebijakan pembangunan daerah.
Diskusi berlangsung secara interaktif dan kritis, dengan berbagai isu strategis yang diangkat peserta, antara lain sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah, dampak proyek strategis nasional terhadap pembangunan wilayah, upaya pengurangan ketimpangan antarwilayah, serta tantangan evaluasi dan implementasi perencanaan pembangunan daerah. Dinamika diskusi ini mencerminkan pentingnya kapasitas perencanaan yang adaptif dan berbasis data dalam menjawab kompleksitas pembangunan.
Melalui kuliah umum ini, FEB UPN “Veteran” Yogyakarta menegaskan komitmennya dalam memperkuat literasi kebijakan dan perencanaan pembangunan di kalangan mahasiswa. Kolaborasi dengan Bappeda Sleman diharapkan dapat memperkaya wawasan praktis mahasiswa sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.