Koordinator Program Studi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, UPN “Veteran” Yogyakarta, Dr. Ardito Bhinadi, S.E., M.Si., berpartisipasi sebagai narasumber dalam kegiatan Jogja Economic Forum (JEF) 2024 yang diselenggarakan pada 8 Agustus 2024 di Grand Ballroom Hotel Tentrem, Yogyakarta. Kegiatan ini diinisiasi oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai forum strategis untuk membahas isu-isu ekonomi regional dan nasional.
Mengusung tema “Peran Penting SDM Berkualitas dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi dan Pengendalian Inflasi”, JEF 2024 menghadirkan berbagai pemangku kepentingan dari kalangan akademisi, pembuat kebijakan, dan praktisi. Forum ini bertujuan untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam merespons tantangan ekonomi, khususnya terkait kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan stabilitas harga.
Dalam forum tersebut, Dr. Ardito Bhinadi menekankan pentingnya penguatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, peningkatan keterampilan, serta pemanfaatan inovasi dan teknologi sebagai strategi jangka panjang dalam menjaga daya saing ekonomi. Perspektif akademik yang disampaikan juga menyoroti peran perguruan tinggi dalam mendukung kebijakan pengendalian inflasi dan transformasi ekonomi daerah.
Jogja Economic Forum 2024 juga menghadirkan Ibrahim, Kepala Perwakilan Bank Indonesia DIY, sebagai keynote speaker, serta Aviliani, ekonom senior dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), sebagai narasumber. Diskusi berlangsung dinamis dan interaktif, mencerminkan tingginya perhatian peserta terhadap isu pengembangan SDM dan stabilitas ekonomi.
Partisipasi Koordinator Program Studi Ekonomi Pembangunan UPN “Veteran” Yogyakarta dalam forum strategis ini menegaskan komitmen institusi dalam berkontribusi aktif pada diskursus kebijakan ekonomi. Kehadiran akademisi UPNVY diharapkan dapat memperkuat peran perguruan tinggi sebagai mitra strategis pemerintah dan Bank Indonesia dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.